KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

PT Saipem Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Air Tawar Dengan Inovasi Sistem Biofolk dan Ras, Diikuti 50 Peserta Dari Desa Pangke Barat

RADIOAZAM.ID – PT Saipem Indonesia Karimun Branch (PT.SIKB) menggelar pelatihan budidaya ikan air tawar, dalam hal ini ikan jenis lele dan ikan koi, menggunakan sistem biofolk dan ras, Rabu (29/12), di Balai Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 50 orang warga Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat itu, merupakan agenda dari Sustainability Initiatives for Local Communities tahun 2021, yang dinamakan Ambat Fishery Development yang bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Karimun dan OHM Academy.

Bupati Karimun Aunur Rafiq yang diwakili oleh Kepala Disnaker Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah menyambut baik atas kegiatan yang digelar oleh PT Saipem. Pelatihan yang dilaksanakan berupa budi daya ikan lele dan ikan koi dengan sistem bioflok dan ras, merupakan inovasi yang baik karena tergolong baru di Karimun.

“Pelatihan ini merupakan inovasi yang tergolong baru, dengan menggunakan teknologi yang membutuhkan waktu sangat cepat dalam meningkatkan produksi sehingga sangat menghemat waktu,” ujar Ruffindy.

Dia berharap, agar PT Saipem kedepannya dapat terus menggalakkan pelatihan bagi masyarakat, apa lagi dengan metode biofolk yang pastinya akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut Ruffindy, jika budi daya ikan dari pelatihan yang digelar PT Saipem berhasil, maka pemerintah daerah tentunya tidak akan tinggal diam dan terus melakukan pembinaan serta pendampingan.

“Karena ini merupakan teknologi terbaru, sehingga harapan kita dapat bekerjasama dengan perusahaan lainnya, dalam hal pembinaan dan pelatihan bagi masyarakat,” terangnya.

Ruffindy juga mengatakan, pelatihan-pelatihan sejenisnya tentu sangat perlu untuk dilakukan secara berkesinambungan oleh perusahaan manapun, karena mengingat pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran.

“Yang pasti pelatihan ini selain membantu masyarakat, juga membantu pemerintah dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui unsur swasta,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT SIKB, Dico Getty Tuerah mengatakan, pelatihan budidaya ikan lele dan ikan koi dengan sistem bioflok dan ras, merupakan salah satu bentuk kepedulian PT Saipem dalam bidang sosial dan ekonomi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pelatihan budidaya ikan dengan sistem bioflok dan ras ini karena dinilai memiliki perpeluang besar, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga perusahaan dalam hal ini PT Saipem berkomitmen untuk mendorog masyarakat, dalam sebuah kegaitan pelatihan budi daya ikan dengan dua metode tersebut,” terangnya.

Dijelaskannya, PT Saipem akan terus berupaya mendorong masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya dalam bentuk pelatihan-pelatihan yang berkelanjutan, baik itu dibidang perikanan maupun yang lainnya.

“Tentunya pelatihan ini tidak hanya sampai disini, kami akan terus memonitoring serta melihat outcome nya. Jika membuahkan hasil yang sangat baik maka kami akan terus menciptakan inisiatif berkelanjutan, yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Dico.

Dico berharap, jika pelatihan tersebut sukses maka dipastikan akan menjadi percontohan, dalam inovasi budidaya ikan air tawar di Kabupaten Karimun.

Dalam kesempatan itu, turut serta dilakukan penyerahan tiga unit kolam secara simbolis, oleh Yard Manager PT SIKY Mr. Renzo Dore yang diperuntukan bagi fasiltias peserta pelatihan.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close