KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Rumah Batik Karimun Diresmikan, Ada 8 Motif Jadi Hak Paten Kabupaten Karimun

RADIOAZAM.ID – Rumah Batik Karimun baru saja diresmikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karimun, Raja Asmah Aunur Rafiq, di Kecamatan Tebing, ditandai dengan penandatanganan prasasti, Selasa sore (21/6/2022).

Peresmian Rumah Batik Karimun juga disejalankan dengan pelatihan mempola dalam membatik dan pewarnaan bahan alami, yang diikuti sebanyak 40 orang peserta.

Dalam kesempatan itu Raja Asmah Aunur Rafiq mengatakan, sejauh ini batik masih belum familiar di Kabupaten Karimun dan berbeda dengan Pulau Jawa yang keseharaian masyrakatnya memang mengenakan kain batik.

“Kalau sekarang ini batik kita hanya gunakan pada acara tertentu saja. Jadi dari Dekranasda pusat dan Provinsi meminta kepada kami di daerah, harus punya batik disesuaikan dengan kearifan lokal, makanya ada delapan motif batik yang telah dihak patenkan,” ujar Raja Asmah.

Delapan motif batik Karimun yang dimaksud antara lain Tampuk Manggis Bunga Melur, Wajik Tersamar, Daun Sukun, Tampuk Manggis Sirih Raja, Ikan Kurau, Jong Seri Gelam, Pokok Sagu Berayun, dan Udang Galah Beriring.

Dari delapan motif tersebut, Dekranasda sudah melakukan produksi untuk memenuhi permintaan konsumen, namun untuk sementara masih dilakukan pemesanan pembutan di Pulau Jawa dengan motif khusus yang telah dihakpatenkan oleh Pemkab Karimun.

“Memang itu juga trik supaya harga batik lebih murah, dan alhamdulillah sudah dipakai di beberapa sekolah, beberapa Dinas, dan dari oraganisasi. Kemudian hari ini pemerintah Kabupaten Karimun memberikan kami wadah berupa Rumah Batik Karimun. Yang nantinya akan dijadikan sebagai galeri serta rumah produksi batik,” ungkapnya.

Dia berharap, agar masyarakat sama-sama mendukung sehingga batik dapat lebih diminati di Kabupaten Karimun. Yang akan berdampak pada produksi serta memperlancar pemasaran, kemudian akan menjadi pemasukan pendapatan perekonomian keluarga para pengrajin batik.

Sejauh ini menurutnya, profduksi batik Dekranasda masih terbatas, karena masih belum begitu banyak pengrajin batik yang terlibat. Dalam hal ini juga dibutuhkan dorongan dari pemerintah daerah, agar menginstruksikan kepada setiap dinas, organisasi masyarakat dan lainnya dapat mengenakan batik.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah mengatakan, membatik merupakan suatu budaya secara nasional, yang kemudian di masing-masing daerah memiliki karakteristik kearifan lokal, dan dalam hal ini Kabupaten Karimun telah memiliki hal itu. Sebagaimana yang telah disebutkan Ketua Dekranasda Kabupaten Karimun Raja Asmah Aunur Rafiq, bahwa telah dihakpatenkan delapan motif batik ciri khas Kabupaten Karimun, yang mengeksplor kearifan lokal.

Dia juga melihat kesiapan dari para pengrajin batik agar dapat mendorong semua profesi untuk mengenakan batik. Jika dalam produksinya dinyatakan siap, maka akan dibantu untuk mendorong dalam hal pemasarannya, karena selama ini sama-sama diketahui semua sekolah di seluruh jenjang pendidikan memiliki seragam batik yang dikenakan setiap pekan pada hari tertentu, begitu juga berbagai macam profesi juga menekankan memakai batik.

“Maka dari itu kita akan bisa mendorong kalau mereka sanggup memproduksi dan menyiapkan itu. Untuk pasarnya kalau sementara ini masih lokal. Namun itu tadi, tergantung dari kesipaan saudara-saudara kita yang berkarya seagai pengrajin batik. Tentu juga dalam hal ini akan turut dibantu dalam meningkatkan skill para pengrajin, yang juga harus bersinergi dengan dinas terkait, sehingga dapat dibantu sarana prasarana serta modal, yang efeknya mereka siap memproduksi,” terang Firmansyah.

Dengan demikian, Firmansyah melihat peluang dan potensi bisnisnya sangat besar, ditambah keberadaan batik secara nasional terus berkembang seiring semakin membumi dengan masayrakat.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Kabupaten Karimun dari Komisi II, Nyimas Novi Ujiani, yang juga berkesempatan memotong pita tanda diresmikannya Rumah Batik Karimun dan pelatihan membatik.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close