KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Rumah Bupati Karimun di Tanjungbatu Dikepung Api, Tiga Kejadian Kebakaran Warnai Pergantian Tahun

RADIOAZAM.ID – Tiga peristiwa kebakaran hebat terjadi saat menjelang pergantian tahun baru 2020, Selasa malam (31/12). Salah satunya ada umah Bupati Karimun Aunur Rafiq di Tanjungbatu, tepatnya di Parit Muda Kilometer 2 Kelurahan Tanjungbatu Kota Kecamatan Kundur dikepung api.

Jenis tanah gambut pada lahan tersebut membuat api dengan cepat menjalar dan membesar. Petugas pemadam tampak menyiagakan mobil pemadam kebakaran persis didepan rumah panggung yang merupakan rumah masa kecilnya bagi Aunur Rafiq itu.

Api berhasil dijinakkan menjelang malam. Namun tepat pada Rabu pagi (1/1) pagi harinya, kobaran api tampak kembali membesar dan menghanguskan pohon besar dan semak belukar.

Menurut seorang warga yang melintas, Ahmad, sudah beberapa kali ia melintas di Jalan Parit muda memang tampak ada kobaran api yang masih kecil, namun hingga sore hari pada menjelang pergantian tahun, api tampak makin meluas, meski kobaran api tidak membesar, tapi menjalar ke segala penjuru karena kondisi tanah gambut memang mudah terbakar.

Beruntung tidak merembet ke lahan berikutnya atau tidak membakar rumah yang hanya berjarak sekitar 50 meter, yang tidak lain merupakan kediaman Aunur Rafiq itu. Karena telah dibuat sempadan berupa parit kecil.

“Ada mobil pemadam kebakaran yang disiagakan saat api membesar, berikut dengan mesin robin penyedot air dari parit didepan rumah Bupati. sehingga tidak merembet ke rumah yang hanya berjarak sekitar 50 meter, yang tak lain adalah rumah Bupati semasa kecilnya,” tambah Ahmad.

Kebakaran lahan di Ranggam Kecamatan Tebing, Selasa malam menjelang pergantian tahun 2020 (31/12)

Kebakaran berikutnya terjadi di tanah kosong yang terdapat rumput kering pada Jalan Sudirman, tak jauh dari Perumahan Emperium Poros Kecamatan Meral.

Kemudian, kebakaran juga terjadi di semak-semak yang tak jauh dari Simpang Ranggam, Kecamatan Tebing.
Warga sekitar, Rakino mengaku sempat mendengar suara letupan kecil mirip petasan dalam kebakaran itu. Saat ia keluar rumah untuk mengecek suara tersebut, ternyata sedang terjadi kebakaran lahan.

Ia juga sempat mengambil air menggunakan ember sebagai upaya untuk memadamkan api. Tak berapa lama personil kepolisian dari Polsek Tebing tiba di lokasi untuk bersama-sama memadamkan api.

Sayangnya, dalam memadamkan api itu tidak satupun tim pemadam diterjunkan, warga bersama Polisi hanya menggunakan peralatan seadanya. Sekitar 45 menit lamanya api berhasil dijinakkan. Namun masih menyisakan bara api yang masih menyala.

Personil Polsek Tebing masih terus siaga dan tetap pemadaman terhadap bara api yang menyala, karena persis disampinga terdapat lokasi padat penduduk, sehingga perlu diantisipasi. Beruntung secara berangsur api mulai padam menyeluruh.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close