KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Satu Dari Dua Awak Kapal SB Tiga Bersaudara Ditemukan di Perairan Lubuk Dalam Kondisi Tak Bernyawa

RADIOAZAM.ID – Satu dari dua orang awak kapal SB Tiga Bersaudara yang dinyatakan hilang sejak Minggu kemarin (19/12) sudah ditemukan, dalam kondisi tidak bernyawa dan lokasi jasadnya ditemukan beberapa mill dari Pantai Lubuk Desa Lubuk Kecamatan Kundur, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Jasad awak kapal SB Tiga Bersaudara yang ditemukan itu atas nama Ali. Posisinya dalam keadaan terlungkup dan baru dievakuasi sekitar pukul 09.30 WIB.

Salah seorang warga, Samsul menyebutkan, proses evakuasi jasad Ali masih menunggu pihak kepolisian dan TNI serta pihak medis, sehingga terpaksa menunggu sekitar satu jam lebih.

“Pukul 09.30 WIB jasad Ali di evakuasi naik ke darat, warga ramai menyaksikan penemuan jenazah tersebut,” terang Samsul saat berada di lokasi Pantai Lubuk.

Dengan demikian, tinggal satu awak kapal lagi yang masih belum ditemukan, atas nama Taufiq sang nakhoda SB Tiga Bersaudara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satpolairud Polres Karimun kerahkan tim untuk mencari kapal bernam SB Tiga Saudara yang dikabarkan karam dan hilang di perairan sekitar Kundur Barat, sejak Minggu kemarin (20/12).

Dari pencarian itu, ditemukan barang-barang kapal yang diduga milik SB Tiga Bersaudara hanyut dilaut. Namun dua orang awak kapal yang adai didalam kapal tersebut hingga saat ini tak kunjung ditemukan.

“Kami lagi melakukan pencarian, gelombang cukup kuat saat ini,” kata Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Binsar Samosir, Senin (21/12).

Adapun barang-barang yang diduga milik SB Tiga Bersaudara yang ditemukan terapung dilaut antara lain, tiga unit drum, satu buah jerigen, ikan mas dalam satu karung plastik yang terdapat oksigen, bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin masih dalam satu jerigen, dan satu unit jok tempat duduk kapal.

Tim patroli saat ini terus melakukan pencarian untuk menemukan dua orang awak kapal, yang diketahui merupakan warga Kundur. Ssatu diantaranya sebagai nakhoda atas nama Taufik warga Tanjungbatu, dan satu orang sebagai anak buah kapal (ABK) atas nama Ali warga Tanjungbatu.

Dikatakan Binsar, peristiwa hilangnya SB Tiga Bersaudara terjadi pada Minggu sore (20/12) sekira pukul 16.00 WIB, dengan lokasi kejadian di sekitar perairan Sawang Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun, dan di perairan Pulau Penyalai Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Dalam melakukan proses pencarian, tim patroli dari Saptolairud Polres Karimun mengerahkan 13 orang personil, dengan menerjunkan tiga unit kapal patroli milik kepolisian, tiga unit speedboat milik warga dan satu unit kapal pompong milik warga.

Informasi hilangnya SB Tiga Bersaudara itu baru diketahui pada Senin sore sekitar pukul 15.30 WIB, yang sebelumnya antara awak kapal dengan sanak famili di Tanjungbatu sempat melakukan komunikasi melalui ponsel.

Kedua awak kapal menceritakan kondisi kapal yang sempat mati mesin. Sehingga keduanya mencoba membuang muatan ke laut agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Namun komunikasi antara awak kapal dengan sanak famili di Tanjungbatu teputus, dan tidak diketahui kondisinya serta keberadaannya.

SB Tiga Bersaudara berangkat dari Tanjung Buton Kabupaten Siak Provinsi Riau pada Minggu pagi (20/12) sekita pukul 09.30 WIB.Kapal tersebut membawa muatan berupa sayuran dan ikan, tujuan keberangkatan adalah ke Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.(agn)

Related Articles

2 Comments

    1. Kurang tau pak, karena cuma 2 orang dikapal, & Dua2nya hilang, satu baru ditemukan dlm kondisi meninggal, jadi tidak ada keterangan yg pasti saat peristiwa itu terjadi sperti apa antisipasi dalam menyelamatkan diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close