KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Seluruh Sekolah di Yayasan Darul Mukmin Siap Hadapi Tahun Ajaran Baru 2020-2021

Meski Pandemi Covid 19, Harus Mampu Buat Siswa Merasa Senang

RADIOAZAM.ID – Sekolah di semua jenjang pendidikan dibawah naungan Yayasan Darul Mukmin telah mempersiapkan diri, menghadapi tahun ajaran baru 2020-2021, yang bakal berlangsung pada Senin mendatang (13/7). Hingga saat ini persiapan sudah mencapai 90 persen dan tinggal menunggu realisasi pada pekan depan.

Untuk lebih mematangkan lagi persiapan yang dilakukan, para karyawan di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) dan rumah tahfiz Darul Huffaz, dikumpulkan menjadi satu bersama pengurus yayasan, di halaman SMPIT Terpadu Darul Mukmin, Senin (6/7).

Direktur SDM dan Pendidikan Yayasan Darul Mukmin, Noor Famayani menjelaskan, secara keseluruhan di semua jenjang pendidikan mulai dari TKIT, SDIT, SMPIT dan rumah tahfiz Darul Huffaz sudah mencapai 90 persen. Sebelum dimulainya ajaran baru, para karyawan diberikan motivasi agar lebih mematangkan persiapan.

“Kegiatan tadi cuma koordinasi seluruh unit untuk menghadapi tahun ajaran baru. Tujuannya untuk merefresh tupoksi, kemudian untuk memberikan inspirasi dan semangat baru, sehingga dibuatlah sesuatu yang tidak bsiasanya. Karena tahun lalu kita laksanakan rakor didalam ruangan menjelang ajaran baru, tapi kali ini kita lakukan dengan cara berbeda, yakni di halaman SDIT Darul Mukmin,” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Fama ini menjelaskan, rakor dengan cara berbeda itu dilakukan karena masih menghadapi pandemi Covid-19, namun bukan suatu hambatan untuk para guru, Kepala Sekolah dan semua yang terlibat tidalam lembaga pendidikan dalam memunculkan ide, inovasi atau terobosan dalam mendidik anak-anak yang dititipkan orang tua ke Darul Mukmin.

Apa lagi lanjut Fama, metode pendidikan yang dilakukan dalam proses pembelajaran lebih banyak dialkukan secara Belajar Dari Rumah (BDR), karena metode tersebut akan lebih rumit dalam menyusun kegiatan, menyusun segala sesuatu terkait dengan pembelajaran tersebut, dibanding dengan pembelajaran tatap muka.

“Jadi itu yang membuat kita di manageman Yayasan Darul Mukmin menggelar kegiatan ini, menginginkan SDM dalam hal ini guru-guru agar bahagia terlebih dahulu. Mereka harus dapat merasakan kebahagiaan sebelum masuk pada sesuatu yang rumit, yang akan mereka urai nantinya menjadi kegiatan-kegiatan sesuai tupoksi,” jelas Fama.

Kondisi tersebut menurutnya, memang berbeda dengan tahun ajaran sebelumnya karena wabah Covid-19, kemudian metode BDR namun terdapat pengecualian bagi siswa SMPIT, yang sampai saat ini masih menunggu kepastian untuk tetap masuk sekolah, dengan cara tatap muka mulai 13 Juli ataukah ada ketetapan lain.

Setelah rakor yang digelar sehari itu, pada mulai Selasa (7/7) semua karyawan akan melanjutkan berbagai macam persiapan, berupa koordinasi di masing-masing unit atau jenjang pendidikan terkait pembelajaran. Seperti misalnya di SDIT dilakukan dengan penerapan tematik, sehingga harus betul-betul mempersipakan secara optimal.

“Apa lagi terkait dengan siswa baru, bagaimana nantinya para siswa mampu merasakan bahwa di Darul Mukmin adalah sesuatu yang menyenangkan, meskipun mereka BDR tapi ternyata ada arahan yang mampu mereka lakukan dari rumahnya. Kemudian bagaimana nantinya mengkomunikasikannya dengan ayah bunda dirumah, bahwasanya pembelajaran saat ini memang masih dari rumah,” katanya.

Dengan kata lain menurutnya, rakor tersebut adalah untuk menentukan kegiatan, target capaian dan evaluasi. Sehingga sudah tergambar apa yang akan dilakukan para guru selama BDR berlangsung untuk program enam bulan kedepan.

Sementara itu, Pelaksana Harian (PLh) Direktur Yayasan Darul Mukmin, M Rasyid Nur mengatakan, mendahului tahun ajaran baru 2020-2021 harus lebih dulu dimulai dengan beberapa persiapan, di setiap unit atau sekolah di semua jenjang pendidikan yang ada di Yayasan Darul Mukmin. Sehingga akan dapat dinyatakan benar-benar siap pada saatnya dihari pertama 13 Juli nanti.

“Mulai besok setiap unit akan melaksanakan rapat kerja dalam usaha menentukan apa strategi yang paling tepat dan pas, untuk memberikan pelayanan kepada orang tua yang menitipkan anaknya kepada kita untuk di didik,” katanya.

Rasyid mengatakan, keinginan Yayasan Darul Mukmin adalah sebagaimana jargon yang akan melahirkan orang-orang berakhlaq, beretika, berbudi pekerti luhur.

“Kita akan brmanfaat jika ilmu dan nilai-nilai kebaikan dibuktikan dengan baik dand apat diberikan kepada orang lain. Yayasan banyak sekali pekerjaan rumah (PR), maka kita ingin tim kita ini solid,” pintanya.

Dalam kegiatan tersebut, keceriaan seluruh karyawan di semua lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Darul Mukmin tergambar, saat dimulainya pembagian kelompok kecil membentuk lingkaran. Sesuai instruksi pemandu kegiatan, yang bertujuan memotivasi dan meningkatkan kekompakan antar satu sama lain. Dimana masing-masing kepala sekolah menyampaikan motivasi untuk semua yang hadir. Kegiatan diakhiri dengan menuliskan pada secarik kertas tentang harapan dan target satu tahun kedepan oleh setiap karyawan.(agn).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close