KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Sempat Kekurangan Modal Usaha, Pendapatan Iqbal Meningkat Setelah Jadi Mitra Binaan PT Timah

RADIOAZAM.ID – Sempat terkendala soal modal atas usaha yang digeluti, dalam bidang sparepart modifikasi kendaraan bermotor, Iqbal kini mampu meningkatkan pendapatannya pasca menjadi mitra binaan dari PT Timah Unit Kundur.

Warga asli Kelurahan Tanjungbatu Kota Kecamatan Kundur ini merupakan orang pertama se Pulau Kundur, yang memiliki usaha penjualan sparepart modifikasi otomotif sepedamotor dan mobil.

Usaha yang digelutinya sejak tahun 2009 itu, memiliki banyak peminat yang gemar memodifikasi kendaraan bermotornya. Sehingga Iqbal terus mengembangkan toko yang dirintis bermula dari kecil-kecilan, yang menyediakan produkl terbaru di era millenial.

Seiring waktu, peminat modifikasi kendaraan bermotor semakin ramai, sementara stok sparepart yang dijualnya mulai sulit untuk dilengkapi karena terkendala masalah modal.

“Usaha yang saya geluti ini terus berkembang, seiring tingginya minat masyarakat yang ingin memodifikasi kendaraannya. Sehingga mampu menyewa ruko yang berawal dari jualan kecil-kecilan didepan toko. Namun saya mengalami kendala dalam hal keterbatasan modal untuk belanja stok barang. Kemudian sempat mendengar informasi PT Timah punya program pinjaman usaha, maka saya mencobanya dengan melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan,” cerita Iqbal baru-baru ini.

Dari usahanya untuk coba-coba mendapatkan pinjaman dari PT Timah ternyata berbuah manis. Upaya Iqbal untuk mendapatkan pinjaman disetujui oleh manageman dari BUMN yang berdiri di kampung halamannya tersebut.

“Alhamdulllilah bisa. Saya mendapatkan dana bergulir program kemitraan dari PT Timah Tbk. Sehingga saya mampu memenuhi stok sparepart untuk peralatan modifikasi kendaraan motor. Yang sampai saat ini usaha saya teruas maju, dan pendapatan pun terus meningkat,” kata Iqbal.

Iqbal beralasan, ketika modal yang diperlukan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan atau stok sparepart modifikasi, maka secara otomatis juga mempengaruhi pendapatannya yang juga ikut berkurang.

“Ketika masyarakat mencari onderdil untuk modifikasi tapi ternyata saya tidak punya stok, sehingga pelanggan membeli ke toko yang lain, tentunya ini berdampak pada turunnya pendapatan. Untung saja ada solusi pinjaman dari PT Timah yang tidak memberatkan,” ujarnya.

Dijelaskan Iqbal, setelah menjadi mitra binaan PT Timah, ternyata tidak ada kesulitan yang ditemuinya. Bahkan solusi yang ditawarkan oleh BUMN yang berdiri di Pulau Kundur itu memberikan kemudahan, mulai dari proses administrasi, sampai kepada pengembalian pinjaman untuk modal yang tidak berbunga.

“Program kemitraan ini tidak berbunga atau tidak ada potongan sedikitpun. Bahkan angsurannya dibayar setelah tiga bulan usaha berjalan. Ini sangat bagus dan betul-betul membantu, karena modal yang dipinjamkan ini bisa benar-benar dipakai untuk pengembangan usaha, setelah mulai berkembang, maka cicilan pinjaman baru dibayar pada saat masuk bulan keempat jenis usaha yang dilakukan,” terang Iqbal lagi.

Dengan kata lain, progarm kemitraan PT Timah sangat membantu para pelaku usaha kecil menengah (UKM). Iqbal berharap agar program kemitraan PT Timah terus berjalan, sehingga banyak para pengusaha yang terbantukan.

“Program dari PT Timah ini sangat bagus dan membantu mitra usahanya. Terimakasih PT Timah, semoga makin sukses dan jaya selalu,” pungkasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close