KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Semua Lembaga Pendidikan di Darul Mukmin Harus Mampu Jadi Model Percontohan, Gandeng Konsultan KPI Surabaya Agara Capai Target

RADIOAZAM.ID – Semua lembaga pendidikan atau unit dibawah naungan Yayasan Darul Mukmin, ditargetkan mampu menjadi model percontohan sekolah terbaik di Kabupaten Karimun, bahkan predikat terbaik harus mampu menembus level Provinsi Kepri.

Hal itu disampaikan Pembina Yayasan Darul Mukmin, Muhammad Hasbi saat menghadiri kegiatan coaching pendampingan Yayasan Darul Mukmin, oleh konsultan dari Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) Surabaya, Rabu (18/11), di Graha Azam Yayasan Darul Mukmin.

“Untuk melihat diri sendiri itu sebaiknya minta tolong orang lain yang ahli dibidangnya. Karena kadang-kadang kita tidak mampu melihat kudis kita sendiri. Dengan kondisi ini kita paling tidak berkaca,” jelas Muhammad Hasbi.

Hasbi juga menjelaskan, apapun yang dilakukan sebenarnya harus secara profesional. Mungkin secara fisik sudah merasa besar, namun secara manageman justru masih perlu melakukan pembenahan.

“Sehingga kedepan kita berharap jangan sampai menjadi bayi yang gemuk, obesitas dia dan tidak lincah. Maka kita harapkan bagaimana dia bisa menjadi lincah. Nah bagaimana menata itu, sistemnya yang harus dibenahi, dengan pendampingan itu kita berharap akan terbentuk sistem yang baik, sehingga kita berjalan lebih profesional nanti,” kata Hasbi.

Menurtu Hasbi, didalam perjalanannya nanti pasti akan ada kendala dan tantangan. Sehingga diharapkan jangan menjadi hambatan. Karena seleksi alam akan berlaku.

“Ibarat emas, yang namanya kerak-kerak akan terkelupas dengan dibakar dalam drajat kepanasan tertentu. Maka kita berharap agar bisa menjadi sekolah model serta bermutu, dan itu target kita. Sehingga mungkin orang bisa belajar ke Karimun. Seperti moto, kita harus menjadi sekolah yang membanggakan dan menyejukkan,” terangnya.

Untuk itu, dalam realisasi pasca pendampingan yang digelar, akan terus dilakukan pendampingan dan nantinya akan digelar secara offline. Yang diawali kelas online terlebih dahulu, sehingga dapat mengetahui apa persoalan yang telah di identifikasi.

“Target menjadi sekolah model se Kepri itu tujuan kita. Sehingga bisa saja orang akan belajar ke Karimun. Seperti moto kita, harus menjadi sekolah yang membanggakan dan menyejukkan,” katanya.

Sementara, Direktur Yayasan Darul Mukmin, M Rasyid Nur menyebutkan, coaching pendampingan Yayasan Darul Mukmin oleh KPI dimaksud agar sesuai dengan tujuan pendidikan moderen saat ini yang berbasis IT.

“Kita ingin lembaga pendidikan yang ada di Darul Mukmin ini bermutu, mampu mewujudkan keinginan harapan masyarakat atau orang. Sebagaimana visi misi kita, yakni melahirkan lembaga pendidikan yang menyejukkan dan membanggakan masyarakat. Sehingga dapat diwujudkan oleh unit-unit dan anak-anak berakhlaq, cerdas dan mandiri,” terang Rasyid.

Melalui kriteria itu diharapkan masyarakat merasa puas, oleh karena itu yayasan berbenah dengan mendatangkan konsultan dalam hal ini KPI dari Surabaya, dengan harapan agar manageman yayasan dapat berjalan sesuai aturan dan yang diharapkan oleh masyarakat.

Penunjukan konsultan dari KPI Surabaya untuk mendampingi Yayasan Darul Mukmin dalam pembenahan, dilakukan rutin setiap tahunnya. Dengan perkembangan bahwa dari sisi mutu dinilai tetap terjadi peningkatan.

“Tapi untuk kepuasan masyarakt sepertinya kita belum maksimal atau belum sesuai apa yang diharapkan, karena masyarakat masih menyampaikan harapan mereka yang belum mampu kita wujudkan. Artinya kita memperbaiki kualitas untuk menjemput kepuasan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan terasebut digelar selama tiga hari, sejak Selasa (17/11) dan berakhir pada Kamis sore (19/11). Dengan materi pembahasan mulai dari pembenahan atuan yang difokuskan untuk dua hari, persoalan keuangan, karyawan atau SDM, dihari teerakhir digelar asesment untuk calon kepala sekolah dari salah satu unit.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close