KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Seniman Api di Karimun Bagikan 3500 Masker Lapis Tisu

Rencanakan Bagikan Nasi Kotak Pada Kegiatan Berikutnya

RADIOAZAM.ID – Sebanyak 3500 masker dibagikan oleh komunitas pekerja dari bagian welder (pengelasan), yang mengatasnamakan diri mereka adalah Seniman Api, dengan menyebarnya di enam titik di Pulau Karimun, Minggu sore (3/5).

Hendri, Koordinator Lapangan bagi-bagi masker Seniman Api mengatakan, jenis masker yang dibagikan merupakan masker lapis tisu, sehingga ketika dipakai berulang-ulang tinggal diganti tisunya, dan dapat dicuci, sehingga bisa awet.

“Kita tidak pilah-pilah, setiap pengendara yang lewat akan kebagian, termasuk juga bagi yang telah mengenakan masker, agar mereka punya stok dirumah dan bisa ganti-ganti. Jenis masker ini kan sifatnya ada jangka waktu yang cukup lama,” kata Hendri.

Dikatakan Hendri, tujuan dari bagi-bagi masker adalah untuk menjaga kesehatan masyarakat agar tidak terpapar covid 19, sehingga mereka dapat menjaga diri dengan cara mengenakan masker.

Seniman Api bersiap-siap untuk membagikan masker, Minggu (3/5)

Ada enam titik lokasi bagi-bagi masker yang digelar oleh Seniman Api, diantaranya simpang kantor DPRD Kabupaten Karimun, Tugu MTQ Coastal Area, simpang trafic light merah Baran, Simpang Mutiara, simpang RSUD Muhammad Sani, dan simpang trafic light Merah Sei Lakam.

Menurut Hendri, kegiatan tersebut bersumber dari hasil patungan seluruh anggota dan pengurus Seniman Api, yang didalamnya terdapat sekitar 500 orang.

“Kegiatan ini juga sekaligus untuk mengajak masyarakat agar melindungi diri dan menggunakan masker, selain itu jaga jarak sebagaimana arahan dari pemerintah,” imbuhnya.

Rencananya, kegiatan sosial yang dilakukan Seniman Api akan terus berkelanjutan, dan untuk tahap berikutnya akan melakukan bagi-bagi makanan siap saji atau nasi kotak, untuk masyarakat yang betul-betul terdampak.

“Karena kita melihat kondisi seperti ini dan masyarakat banyak yang berdiam diri dirumah, kemungkinan mereka banyak yang belum bisa bekerja seperti semula kan. Sehingga berdampak pada ekonomi keluarga yang semakin sulit, maka ini menjadi salah satu target kami pada kegiatan berikutnya untuk diberikan makanan siap saci,” ungkap Hendri.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close