Breaking News

Seniman Api Latih Pemuda Karimun Sampai Mahir, Perusahaan Besar di Batam Siap Tampung Bekerja

0 0

RADIOAZAM.ID – Tekad Yayasan Seniman Api Indonesia (YSAI) dalam menuntaskan angka pengangguran di Kabupaten Karimun terus diwujudkan, salah satunya menggelar pelatihan welder atau las, secara gratis bagi para pemuda.

Dan kali ini pelatihan tersebut telah selesai dilaksanakan, yang kegiatannya dimulai sejak sebulan lalu dan dipusatkan di gedung Workshop SMK Negeri 1 Karimun, dengan diikuti sebanyak 20 peserta merupakan pemuda Karimun, dengan menghadirkan pemateri atau trainernya juga dari para pengurus Seniman Api di Karimun.

Ketua Trainer YSAI, Beny Aryan mengatakan, pelatihan las yang dilaksanakannya sudah dimulai sejak sebulan yang lalu, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM bagi anak tempatan dalam bidang las.

“Agar anak tempatan bisa maju dan bisa ikut berkompetensi dalam bidang pengelasan di dunia industri. Maka kami berupaya untuk meningkatkan skil SDM untuk dengan cara melatih anak-anak Karimun, biar tidak jadi penonton di neger kita sendiri, sehingga mereka bisa ikut bekerja di perusahaan besar yang ada di Karimun,” ujar Beny saat ditemui disela pertemuan dan materi terakhir latihan las YSAI, di SMKN 1 Karimun, Minggu (19/2/2023).

Selesai dari pelatihan yang dilaksanakan YSAI Karimun, ke 20 peserta tersebut akan disalurkan untuk bekerja di sebuah perusahaan besar di Kota Batam, yang siap menampung mereka dengan berbekal skil dari kegiatan pelatihan gratis tersebut.

“Seluruh peserta pelatihan ini sudah dijamin bekerja, karena sudah ada perusahaan yang siap menampung,” sebut Beny.

Dari kegiatan yang dilaksanakan tidak ada melibatkan atau tidak ada kerjasama dari pihak manapun. Sedangkan anggaran pelatihan tersebut bersumber dari swadaya Seniman Api, atau kas organisasi, serta bantuan yang telah diserahkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat pelantikan YSAI sekitar sebulan lalu, sehingga dimanfaatkan untuk membuat pelatihan las gratis.

Beny juga menjelaskan, alasan Seniman Api hanya melatih 20 peserta, karena dana yang digunakan tidak mencukupi, selain itu peralatan yang ada mulai dari mesin dan kelengkapan lainnya terbatas.

Dua orang peserta pelatihan las sedang praktek mengelas dihadapan instruktur Seniman Api, di SMKN 1 Karimun, Minggu (19/2/2023)

“Sebetulnya banyak yang mau ikut pelatihan las ini, kalau kita kumpulkan besok pun bisa 200 orang yang berebut ikut. Tapi biaya pengeluarannya besar, seperti tabung gas Rp1 Juta lebih itu cuma dipakai beberapa hari sudah habis, belum lagi beli material atau plat besi yang panjang, harganya sudah beberapa juta, kawat las satu kotak sudah ratusan ribu dan itu habis dalam satu kali pertemuan, batu gerinda dan lainnya,” jelasnya.

Dalam melakukan pelatihan las tersebut, tidak ada kerjasama dengan pihak manapun dan murni hanya kegiatan Seniman Api. Dengan memanfaatkan dana yang diberikan Gubernur Kepri beberapa waktu lalu.

Untuk menggelar pelatihan itu, Seniman Api memanfaatkan hari tidak wajib bekerja yakni Sabtu dan Minggu, dalam memberikan materi pelatihan. Disamping itu workshop SMKN 1 Karimun pun hanya dapat dipinjam pada saat libur sekolah, karena hari-hari biasa tetap digunakan para siswa di sekolah tersebut.

Salah seorang instruktur dari Seniman Api, Rahman menambahkan, alasan digelar pelatihan las tersebut di SMKN 1 Karimun, karena Kabupaten Karimun memang belum memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) untuk kegiatan pelatihan.

“Dari pelatihan las yang sudah kami buat, tujuannya untuk mengurangi angka pengangguran, makanya melalui kegiatan yang telah kami laksanakan sebelumnya dan sampai saat ini, harapannya adalah agar para pemuda di Kabupaten Karimun bisa muda mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya.

Sampai saat ini, Seniman Api sudah melatih lebih dari 300 orang, yang sejak awal dilaksanakan merupakan swadaya dari kas organisasi. Hasilnya, sudah banyak yang diterima bekerja di perusahaan-perusanaan.

“Bahkan semua peserta yang ikut pelatihan ini semuanya sudah ada yang siap menampung mereka, untuk bekerja di salah satu perusahaan besar di Kota Batam, mereka yakin dengan pelatihan yang kami buat, sehingga selesai dari sini langsung ditampung untuk bekerja, namun ya tetap melewati tes. Jadi yang betul-betul menurut kami sudah bagus dan bisa diandalkan, lebih dulu kami kirim, kalaupun ada yang masih kurang, tetap kami latih nantinya,” tambah Rahman.

Jika melihat perkembangan dari seluruh peserta, dia melihat sudah layak pakai dan paham cara pengelasan, sehingga menghasilkan yang cukup baik.

“Standar pengelasan yang kita ajarkan itu sudah sesuai, bagaimana mereka bisa mengikuti tes di perusahaaan-perusahaan tertentu dan diyakini bisa diterima,” pungkas Rahman.

Sementara itu, salah seorang peserta, Hermansyah mengatakan, sengaja mengikuti latihan las gratis yang digelar Seniman Api, dengan tujuan menambah pengalaman serta untuk memuadahkan dia mencari pekerjaan yang diinginkan.

“Sebelumnya saya pernah bekerja di PT Karimun Sembawang Shipyard (KSS), tapi masih banyak ilmu yang belum saya kuasai, alhamdulillah berkesempatan mengikuti pelatihan ini. Target saya rencananya mau masuk PT Saipem, tapi kalau tidak ada rizki ya mungkin balik lagi ke tempat kerja sebelumnya,” ucap pria 22 tahun ini.

Hermansyah mengaku sangat terbantu atas pelatihan yang digelar Seniman Api, dengan tidak dipungit biaya maka tidak ada pengeluaran yang dilakukan hanya ikuti latihan dengan sungguh-sungguh.

“Sebelumnya saya tidak pernah dapat ilmu Smaw, sekarang berkat ikut pelatihan ini saya sudah paham. Dengan ini maka sudah ada gambaran bahwa kemudahan dalam mencari kerja lebih besar,” sebutnya.

Dia berharap, agar Yayasan Seniman Api Indonesia di Kabupaten Karimun dapat terus menggelar pelatihan-pelatihan seperti yang diikutinya, guna meningkatkan skil para pemuda.

“Apa lagi pelatihan ini gratis, mudah-mudahan pemuda di pulau-pulau sana juga bisa merasakan latihan gratis ini untuk kedepannya, sehingga bisa sama-sama bekerja ditempat yang kita impikan. Semoga Seniman Api dapat terus eksis dan tetap bertahan tanpa ada kesulitan atau kendala, sampai para pemuda kita dapat menjadi welder yang handal,” harapnya.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *