KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Sensus Penduduk Secara Online Dimulai, Bupati Karimun Minta Masyarakat Proaktif

RADIOAZAM.ID – Sensus penduduk secara online 2020 dinyatakan telah dimulai, ditandai dengan rapat koordinasi daerah yang digelar Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Badan Pusat Statistik (BPS), serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan insntasi vertical, di ruang rapat cempaka putih Kantor Bupati, Selasa (18/2).

Dalam kesempatan itu Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, sebagaimana Peraturan Presiden nomor 39 dan nomor 62 tahun 2019, bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Disduk Capil bersama BPS diminta bekerjasama, dalam rangka melakukan sensus penduduk 2020 secara online atau secara mandiri.

“Tentunya dalam rakor ini pemerintah daerah mengharapkan kerjkasama dari seluruh unsur, baik dari Pemda, TNI, Poldi, para Camat, Lurah dan Kades, serta seluruh instansi vertical. Sehingga sebagaimana harapan kita agar ini dapat tersosialisasi dengan baik, yang tentunya harus dilakukan bimbingan terlebih dahulu,” kata Rafiq.

Nantinya kata Rafiq, petugas sensus dari BPS akan turun ke setiap Kecamatan, Desa dan Kelurahan, setelah tahapan online selesai dilakukan hingga 31 Maret.

Dikatakan Rafiq, jika memang tidak tercapai dari target maka akan dilakukan sensus penduduk tahap dua. Dengan pengerahan petugas, untuk datang dari rumah kerumah. Karena mereka sudah punya dataa siapa yang belum menginput secara online.

“Mungkin ada keluarga yang kesulitan karena tidak memiliki perankat handphone android, atau memang tidak mengerti atau karena alasan lain,” ucap Rafiq.

Usai rakor tersebut, para hadirin melaukan input data sensus penduduk secara online bersama-sama, dengan menggunakan ponsel android masing-masing, termasuk Bupati Karimun Aunur Rafiq dan wakilnya, Anwar Hasyim.

Rafiq pun tampak berkali-kali menginput data, namun gagal karena jaringan internet yang sedang tidak stabil. Bahkan sempat berganti ponsel. Namun tak kunjung berhasil. Sehingga data yang diinput pun terpaksa ditunda.

“Tidak ada kesulitan sih, karena kita sudah punya akun dan diberi pasword sehingga bisa buka sendiri. Kan disitu ada petunjuknya. Tinggal pilih. Mungkin masyarakat akan mengalami kesulitan kalau anggota keluarganya banyak sehingga perlu waktu. Karena akan input data mulai dari tanggal lahir, tempat lahir, pekerjaan, dan seterusnya, itu semua diisi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Rafiq menghimbau agar masyarakat dapat proaktif dan melakukan sensus online atau secara mandiri, sebagaimana yang telah dicanangkan pada 15 Februari kemarin.

Dia menyakini masih banyak masyarakat yang belum paham soal sensus secara online. Sehingga diperlukan sosialisasi secara bersama-sama baik melalui media elektronik, cetak dan sebagainya.

Para Camat, Lurah, Kades dan perangkat RT serta RW juga diminta menginformasikan kepada masyarakat, dengan memberikan pemahaman agar dapat melakukan pengisian secara massal. Agar jika ada yang tidak paham dapat disampaikan secara bersama-sama.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close