KARIMUNSEPUTAR KEPRI

SMPIT Darul Mukmin Punya Kepsek Baru

KARIMUN – Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Mukmin kini punya kepala sekolah baru, yang dilantik oleh Ketua Pembina Yayasan Darul Mukmin, Muhammad Hasbi, Sabtu (27/7) di Komplek Darul Mukmin Bukit Tiung Kecamatan Karimun.

Kepala SMPIT yang baru dilantik adalah Nurman Anka Saputra. Ia terpilih setelah mengikuti tahapan seleksi yang dilakukan oleh pihak luar, dalam hal ini Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) Surabaya. Bersama dua orang guru lainnya, Nurman bersaing mengikuti semua tahapan seleksi tanpa ada campur tangan sama sekali dari pihak Darul Mukmin.

Dalam kesempatan itu Hasbi mengatakan, sebagai sekolah swasta, sekolah dibawah naungan Yayasan Darul Mukmin harus siap bersaing dengan sekolah negeri yang berbasis gratis, maka kita harus siap dengan perubahan yang lebih cepat dibanding dengan sekolah lain.

“Kalau kecepatan sekolah lain 10 kita harus bisa dua kali lipat dari mereka. Sehingga kita bisa eksis. Karena perubahan merupakan suatu keniscayaan. Yang abadi adalah yang melakukan perubahan itu sendiri. Sedangkan yang tetap itu justru tidak akan abadi. Makanya kalau kita mau terus berkembang, harus siap dengan perubahan itu sendiri, kalautidak nanti kita akan tinggal,” pesan Hasbi.¬†Dikatakan, semua hal harus berubah termasuk mindset. Dan itu merupakan hal terpenting.

“Kalau fisik itu lebih mudah sebenarnya, justru yang lebih berat itu bagaimana merubah non fisiknya. Karena dia tidak nampak dan susah mengukurnya, tapi dirasakan namun tidak bisa diraba. Nah itu yang saya harpkan kepada kepsek yang baru dilantik. Saya yakin dan percaya, ini bisa dilakukan,” ungkap Hasbi.

Hasbi menambahkan, perubahan yang diinginkan tidak bisa dilakukan oleh satu orang dan harus bersama-sama. Karena setiap orang itu punya peran sekecil apapun dia. Sehingga semua harus diberdayakan dan mengoptimalkan semua fungsi masing-masing.

“Makanya itu lah fungsi kepsek, memastikan semuanya berjalan pada porsi yang telah direncanakan. Saya yakin dan percaya itu bisa kita lakukan,” ujarnya.

Disinggung soal seleksi kepsek melibatkan KPI, Hasbi beralasan, Darul Mukmin ingin menghilangkan sakwasangka dari semua pihak.

“Bahwa pemilihan kepsesk ini karena like and dislike, kita ingin menghilangkan itu. Disisi lain kita juga ingin melakukan pemetaan yang jelas. Siapa sih yang sebenarnya punya kapasitas untuk memimpin, sehingga membawa perahu ini pada titik yang kita inginkan. Makanya kita minta bantuan kepada ahlinya yang sudah terbukti, mempunyaikemampuan didalam mengarahkan sekolah tertentu pada kualitas yang lebih baik, yaitu Kualita Pendidikan Indon esia (KPI) di Surabaya dan itu sudah teruji,” terangnya.

Kerjasama dengan konsultan KPI Surabaya telah dimulai penjajakannya sejak tahun 2018 lalu. Yang bertujuan untuk melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas sekolah di Darul Mukmin.

Pekerjaan yang harus dituntaskan dari kepala sekolah sebelumnya, Hasbi menilai PR sudah dipastikan akan banyak yang perlu dikerjakan oleh Kepsek yang baru. Mulai dari pembenahan dan sebagainya. Karena SMPIT Darul Mukmni masih tergolong baru dan berdiri tahun 2013 lalu.

“Kalau dihitung ya baru berusia enam tahun dan baru menamatkan tiga angkatan. Tapi disisi lain kualitas kita pun sudah cukup lumayan. Tahun kemarin SMPIT Darul Mukmin peringkat kedelapan se Kabupaten Karimun, dan tahun ini naik jadi peringkat kelima. Artinya dalam enam tahun kita mampu bertengger pada posisi lima besar se Kabupaten. Ini sebuah kemajuan yang menggembirakan,” jelasnya.

Ukuran kemajuan yang dimaksud salah satunya adalah dari hasil Ujian Nasional (UN). Sehingga kedepan diharap bisa meningkatkan prestasi dan inovasi, yang diawali dengan melakukan pembenahan. Sehingga mampu mengungguli dari semua bidang, mulai dari pelajaran dan sebagainya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close