KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Tilang Elektronik di Kepri Akan Diberlakukan September, Hasil Audiensi Korlantas Polri Dengan Gubernur Ansar Ahmad

RADIOAZAM.ID – Tilang Elektronik atau ETLE akan diberlakukan di Provinsi Kepri dalam waktu dekat ini, dan yang menjadi target perdana penerapannya adalah Kota Batam.

Pemberlakuan tilang elektronik di Provinsi Kepri dalam waktu dekat ini, diketahui setelah Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima kunjungan audiensi Direktur Penegak Hukum (Dirgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan, bersama Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus, pada Senin kemarin (25/7/2022), di Ruang Kerja Gubernur Lantai 4, Dompak-Tanjungpinang.

Pertemuan itu merupakan langkah awal dalam sosialisasi yang digelar Korlantas Polri di Provinsi Kepri, untuk menerapkan tilang elektronik dan pengadaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), guna mendorong masyarakat mentaati peraturan, kelengkapan, serta taat bayar pajak kendaraan bermotor.

“Pemerintah Provinsi Kepri mendukung penerapan tilang elektronik yang akan di terapkan oleh Korlantas Polri, guna mendorong masyarakat mematuhi aturan yang berlaku,” jelas Ansar.

Rencana penerapan tilang elektronik tersebut, tentunya akan mendorong peran masyarakat mentaati peraturan dalam berkendara dan juga membayar pajak kendaraan.

“Yang paling utama masyarakat Kepri akan nyaman dalam berkendara dan terhindar dari musibah yang tidak kita inginkan. Untuk pengadaan ETLE, Pemprov Kepri akan melakukan pembahasan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait terlebih dahulu. Mengingat pengadaannya membutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit, kami akan lakukan pembahasan lebih lanjut secara intensif, banyak pihak yang harus terlibat dalam hal ini,” ungkap Ansar.

Sementara itu, Brigjen Pol Aan Suhanan selaku Dirgakkum Korlantas Polri menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan E-Tilang adalah untuk menertibkan masyarakat, agar taat aturan dan taat bayar pajak kendaraan.

“Pengguna kendaraan bermotor di Indonesia saat ini sangat banyak jumlahnya, akan tetapi untuk tingkat kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu, hanya sebesar 30 persen. Di Provinsi Kepri sendiri presentase ketaatan membayar pajak kendaraan hanya sebesar 52 persen,” ungkap Aan.

Jika E-Tilang atau tilang secara elektronik sudah diterapkan di Provinsi Kepri, maka diharapkan mampu mendorong masyarakat agar melengkapi surat-surat kendaraannya dan patuh membayar pajak.

“Nantinya, masyarakat Kepri akan lebih nyaman dalam berkendara jika seluruh pengendara taat dengan lalu lintas,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus. Menurutnya, keputusan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam membantu masyarakat, berupa program pemutihan pajak kendaraan bermotor sangat diapresiasi Polri.

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kepri, yang sangat baik dan antusias dalam andil pemutihan pajak, guna mendorong masyarakat patuh pajak kendaraan,” ungkapnya.

Disebutkan Yusri, peran pemerintah sangat diperlukan dalam mensukseskan program e-tilang.

“Dalam waktu dekat akan kita terapkan E-Tilang di Kepri diawali dengan Kota Batam, yang rencananya akan mulai pada September mendatang,”pungkasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close