KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

TPA Sampah Sememal Kini Dapat Difungsikan Hingga 30 Tahun Kedepan, Setelah Perluasan Lahan Senilai Rp19,5 M Dari APBN

RADIOAZAM.ID – Karimun kini memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah seluas sembilan hektare lebih, atau 94.413 meter persegi, yang dapat bertahan hingga 30 tahun kedepan. Karena menggunakan sistim control landfil.

TPA sampah tersebut berlokasi di Sememal Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat, yang merupakan perluasan dari lokasi sebelumnya seluas 6,4 hektare. Kemudian dilakukan perluasan menggunakan dana dari APBN sebesar Rp19,5 Miliar.

“Keunggulan dari TPA sampah menggunakan control landfild adalah, setelah sampah dibuang nanti ditimbun lagi, dan bisa dilakukan timbun berkali-kali sehingga jadi bertingkat. Bisa bertahan sampai 30 tahun mendatang,” ujar Rafiq saat menghadiri serah terima pengelolaan TPA Sememal hasil perluasan dari anggaran APBN, melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kepri, Rabu (17/11) di Gedung Nasional.

Keunggulan lain dari TPA saat ini adalah, gas yang dihasilkan dari sampah bisa diurai dan dapat di produksi untuk rumah tangga.

“Beberapa Kabupaten Kota sudah bisa menerapkan pemanfaatan gas dari hasil TPA sampah jenis control landfild. Sebelum perluasan lahan juga kita sudah pernah coba, dan sudah ada gas nya bahkan kita sudah pernah masak di lokasi TPA, namun tidak bisa dikembangkan karena butuh biaya besar. Kalau dikembangkan itu bisa dimanfaatkan,” jelas Rafiq.

Dijelaskannya, perluasan lahan TPA sampah di Sememal Kecamaan Meral Barat mencapai 6,4 hektare, oleh Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya dibawah koordinasi Badan Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kepri, dan telah menuntaskan pengerjaannya, sehingga sudah dilaksanakan serah terima pengelolaan kepada Pemkab Karimun.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kepri, Albert Rheinaldo mengatakan, baru pertama kali pihaknya melakukan pembangunan TPA di Provinsi Kepri dan tempatnya hanya ada di Kabupaten Karimun.

“TPA sampah Sememla ini sangat dinanti-nanti oleh masyarakt Kabupaten Karimun, nilai kontraknya juga cukup besar, untuk saat ini Rp19,5 Miliar,” ujar Albert.

Dia berharap agar Pemkab Karimun dapat segera mengoperasikan TPA Sememal, serta dapat digunakan sebagik-baiknya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close