KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Wakil Bupati Tegaskan ke Polres Karimun Usut Tuntas Kasus Penimbun Solar Yang Melansir Dari SPBU Poros

RADIOAZAM.ID – Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penagak hukum, dalam hal ini Polres Karimun untuk mengusut tuntas kasus penimbunan solar terhadap tiga orang tersangka yang melansir BBM Solar bersubsidi dari SPBU milik pemerintah di Jalan Poros.

“Kami pemerintah daerah mendukung sepenuhnya kepada Polres Karimun agar menindak tegas yang seperti itu. Supaya tidak ada lagi kejadian penimbunan BBM subsidi, dan tentunya harus diusut tuntas,” ujar Anwar, Rabu (8/6/2022).

Anwar mengatakan, salah satu penyebab kelangkaan BBM bersubsidi tentu bisa saja disebabkan oleh aksi para pelaku yang melansir, sementara kebutuhan masyarakat saat ini pun sedang mengalami masalah bahkan harus antri panjang di SPBU.

Ditambah lagi kondisi seperti sekarang ini kata Anwar, namun para pelaku mencari kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dengan cara illegal.

“Kalau tiga truk saja mengambil BBM subsidi ke SPBU yang dikelola Perusda itu setiap harinya lebih dari satu kali, sudah berapa banyak jatah masyarakat yang diselewengkan. Maka dari itu kami pemerintah daerah mendukung aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini, sehingga jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya.

Terkait dugaan keterlibatan pihak Perusda selaku pengelola SPBU milik Pemkab Karimun di Jalan Poros, Anwar menyerahkan sepenuhnya kepada Polres Karimun. Namun dia meminta agar mengusut dari awal sampai kasus tersebut bisa terjadi.

Selaku salah satu pemilik saham di SPBU Poros, Pemkab Karimun telah memerintahkan Dinas Peridah, Koperasi dan ESDM Kabupaten Karimun untuk memanggil pihak SPBU.

“Sudah kita perintahkan dinas terkait turun ke SPBU, sehingga kami dalam hal ini tidak langsung ke Perusda. Kita juga akan melihat propses hukumnya dulu. Dari sana nanti akan nampak siapa yang bermain. Dari penyidik nanti sudah terjawab semua lah, tunggu saja prosesnya,” pungkas Anwar.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga truk sudah berbulan-bulan bolak balik ke SPBU Poros milik Pemkab Karimun, untuk melansir BBM solar subsidi, yang kemudian dijual lagi kepada masyarakat dan akhirnya ditangkap jajaran Polres Karimun.

Dari penangkapan itu, berhasil diamankan tiga orang tersangka pada Sabtu kemarin (28/5/2022), diantaranya adalah EH selaku pemilik atau otak pelaku pelansir solar bersubsidi, kemudian dua tersangka lainnya bernama MS dan YS berperan sebagai supir truk.

Barang bukti yang disita antara lain 1.470 liter BBM solar bersubsidi, tiga truk dengan nomor polisi BP 9621 KU, BP 9406 KU dan BP 9522 KU, dua tanki penampungan solar BBM bersubsidi berukuran 1000 liter serta puluhan jerigen berisikan BBM solar bersubsidi.

Wakapolres Karimun, Kompol Syaiful Badai dalam keterangan resminya mengatakan, modus yang dilakukan para tersangka yakni, menyuling minyak solar bersubsidi bersumber dari SPBU Jalan Poros, dengan menggunakan tiga unit truk.

Menurut Badawi, setelah ikut antri BBM solar subsidi di SPBU Poros, para pelaku kemudian kembali ke lokasi mereka melansir, tepatnya di kawasan Kolong Kecamatan Karimun.

“Minyak yang berhasil dilansir kemudian dijual kepada masyarakat, dengan nilai keuntungan yang didapat dalam satu jerigen sebesar Rp60.000,” kata Badawi di Mapolres Karimun, Senin (30/5/2022).

Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak SPBU Poros.

“Sudah ada yang kita periksa dari pihak SPBU Poros, berjumlah satu orang. Nanti akan kita sampaikan lagi informasi terbarunya,” jelas Arsyad.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close