KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Warga Kampung Baru Meral Cekcok Dengan WNA India

Mes Pekerja PT Sembawang Dikepung

RADIOAZAM.ID – Pertikaian masyarakat dengan warga negara asing (WNA) asal India terjadi di Kampung Baru Kecamatan Meral, Sabtu malam (26/10) sekira pukul 23.30 WIB.

Mes WNA yang merupakan pekerja dari salah satu galangan kapal itu dikerubuni massa, mereka mendesak memberikan jawaban atas perbuatan tak menyenangkan terhadap warga sekitar.

Pecahnya emosi warga bermula dari warga setempat yang melintas pada ruko yang menjadi mes WNA tersebut, lalu terjatuh kaleng minuman dari lantai atas dan mengenai warga yang tengah melintas. Meski sempat ditegur namun tak diindahkan.

Tak berapa lama, peristiwa yang sama juga oleh warga lain. Tapi kali ini bukan kaleng minuman, melainkan benda yang cukup besar, yakni antena parabola mini, yang nyaris mengenai kepala.

Beberapa orang masyarakat sekitar langsung mendatangi ruko berlantai tiga tersebut, bermaksud menanyakan peristiwa tak mengenakkan itu. Saat didatangi, ternyata tengah digelar pesta miras yang berujung pada penyerangan terhadap warga yang datang.

“Awalnya ada benda yang jatuh dari lantai atas, katanya antena parabola. Tapi kan aneh kok bisa jatuh sendiri, saat dicek untuk meminta klarifikasi, tau-tau warga yang menanyakan itu dicekek oleh penghuni ruko dan terjadi perkelahian,” jelas seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Karena mengalami kekerasan itu, masyarakat sekitar terus berdatangan dan mengepung mess WNA itu. Tapi belum lagi masa semakin ramai, beberapa orang dari dalam ruko tersebut telah lebih dulu melarikan diri, yang tinggal hanya beberapa orang WNA saja.

“Saat massa sudah ramai, orang yang dicari sudah tidak di lokasi, sudah kabur,” tambah sumber itu lagi.

Karena massa yang terus berdatangan, maka Polisi yang mendatangi lokasi berusaha meredam. Serta membawa beberapa orang dari dalam ruko untuk dimintai keterangan ke Mapolres Karimun pada malam itu juga.

Kanit Reskrim Polsek Meral, Ipda M Fachri Rizky mengatakan, beberapa orang yang dibawa ke Mapolres Karimun merupakan WNA asal negara India. Mereka merupakan pekerja pada PT Karimun Sembawang Shipyard (PT.KSS).

“Barang bukti berupa parabola mini turut kita bawa, yang WNA ini kita mintai keterangan dulu,” jelas Fachri singkat.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan mendalami permasalahan itu. Sehingga belum didapati informasi lebih lanjut terkait pertikaian yang terjadi.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close