Breaking News

Warga Pengke Barat Blokir Pintu Masuk PT Saipem, Ribuan Pekerja Tertahan Tak Dapat Bekerja

0 0

RADIOAZAM.ID – Warga Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat memblokir pintu masuk PT.Saipem Indonesia Karimun Branch (SKIB), Senin pagi (29/5/2023).

Pemblokiran dilakukan sebagai aksi protes warga terhadap perusahaan asal negara Italy itu, atas dampak debu yang ditimbulkan dan dinilai mencemari lingkungan warga sekitar, yang kebetulan bertetangga dengan PT.SIKB.

Hal itu dapat dilihat dari spanduk yang dibentang oleh massa demonstrasi, yang berisikan tentang, perhatikan kesehatan orang kampung atas dampak debu PT Saipem. Selain itu ada pula tulisan, pertahankan kami agar tetap bekerja di PT saipem. Kemudian, PT Saipem harus bertanggungjawab.

Salah seorang demonstran mengaku, massa sudah memadati pintu masuk PT.SIKB sejak subuh hari, bertujuan untuk memblokir pintu masuk, agar para pekerja di perusahaan tidak dapat masuk untuk beraktifitas.

“Kami sejak subuh jam lima lewat. Ada ratusan orang, dan ditunjuk 10 orang koordinator. Sampai sekarang pukul 09.00 WIB belum dipanggil untuk berunding,” ungkap pria berambut pirang ini, singkat.

Akibatnya, ribuan pekerja berseragam orange tertahan dipintu masuk, dan memilih berdiri di jalan aspal untuk menunggu kepastian apakah bisa masuk untuk bekerja ataukah diliburkan oleh perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Industri Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah, bersama Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam tampak masuk kedalak perusahaan untuk berdiskusi sejak pukul 09.10 WIB, hingga saat ini belum ada pihak PT.SIKB maupun koordinator demonstrasi yang mau berkomentar.

Sebelum menggelar aksi demonstrasi, warga telah melakukan pertemuan di Masjid Salihurrahim Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat, pada Minggu malam (28/5/2023), yang diikuti ratusan warga. Mereka membahas rencana demonstrasi di PT Saipem.

Bahkan dari hasil pertemuan malam itu, telah disepakati bahwa massa demonstran akan meminta agar para pekerja PT saipem dapat kiranya memberikan pengertian kepada para demonstran dalam menuntut haknya. Sehingga para pekerja diminta untuk tidak beraktifitas.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *