TERKINI

Wartawan Demo Polres Karimun

Aksi Protes Pemukulan Jurnalis di Makassar

RADIOAZAM.COM – Para wartawan di Karimun menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Mapolres Karimun, Kamis (26/9).

Mereka meminta agar aparat kepolisian tidak semena-mena terhadap jurnalis, yang dilindungi undang-undang. Terlebih pers juga disebut sebagai salah satu pilar pembangunan di negara ini.

Salah seorang orator aksi, Rusdi mengatakan, para wartawan yang bekerja di lapangan hanyalah sebagai penyampai informasi untuk khalayak ramai. Yang dikonsumsi publik melalui pemberitaan. Sehingga saat melakukan tugas peliputan, siapapun yang ditemui merupakan mita kerja para jurnalis, termasuk pihak kepolisian.

“Kita adalah kawan, kami bukan musuh kalian,” kata pria yang bertugas di Kantor Berita Antara Biro Tanjungbalai Karimun ini.

Dalam kesempatan itu, para pengunjuk rasa menegaskan agar tidak ada lagi intimidasi atau pemukulan terhadap wartawan, sebagiamana yang dialami tiga jurnalis di Makassar pada Selasa kemarin (24/), saat melakukan peliputan demonstrasi mahasiswa.

“Kasus yang terjadi di Makassar Selasa kemarin jangan sampai terulang lagi dimanapun dan kapapun. Kami ini bekerja dilindungi undang-undang. Maka dari itu kami mendesak agar pemukulan itu dapat diusut tuntas,” kata Rusdi.

Petisi yang ditandatangani serta meletakkan peralatan peliputan oleh wartawan di Karimun, sebagai bentuk aksi solidaritas korban pemukulan jurnalis di Makassar, Kamis (26/9) di Mapolres Karimun

Para jurnalis itu juga melakukan penandatanganan petisi, menolak tindakan kekerasan terhadap wartawan. Dalam kesempatan itu, mewakili Kapolres Karimun, Kabag Sumda, Kompol Suhaili yang menemui pengunjuk rasa, diminta turut serta melakukan penandatanganan petisi.

“Pemukulan terhadap wartawan tidak mungkin dilakukan oleh Polisi di Karimun. Apa lagi hubungan kita selama ini cukup baik,” katanya.

Untuk kasus pemukulan wartawan di Makassar, Suhaili menilai mungkin Polisi yang bertugas waktu itu sedang tersulut emosinya. “Yang jelas, maling saja ketika dia bersalah tetap kita lindungi. Mungkin petugas waktu itu tidak mengenali wartawan,” tambahnya.

Dalam aksi solidaritas itu, para jurnalis menggelar longmach dari titik kumpul di Kolong Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun, menuju Polres Karimun seraya membawa poster dan spanduk bertuliskan pernyataan aksi damai dan stop kekerasan terhadap wartawan.

Massa kemudian membubarkan diri setelah selesai melakukan orasi dan penandatanganan petisi.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close