KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Waspadai Titik Rawan di Wilayah Kecamatan Karimun, Panwascam Karimun Lantik 107 Pengawas TPS

RADIOAZAM.ID – Panitia Pengawas Kecamtan (Panwascam) Karimun mengantisipasi lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan, yang tersebar di beberapa Kelurahan.

Ketua Panwascam Karimun, Jufri Hardika menyebutkan, secara umum pengawas TPS akan mengawasi sebanyak 107 TPS se Kecamatan Karimun, termasuk satu diantaranya TPS khusus di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun.

“Hari ini baru saja selesai dilantik sebanyak 107 orang pengawas TPS. Memang ada beberapa titik yang rawan, tapi mudah-mudahan itu tidak terulang seperti saat Pemilu 2019 lalu, yang sempat terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di lima titik atau TPS. Makanya kita harus maksimalkan kinerja para pengawas di lapangan, agar pemungutan suara nanti dapat berjalan lancar,” ujar Jufri usai melantik para pengawas TPS di Gedung Nasional, Senin (16/11).

Dikatakan Jufri, fungsi dari pengawas TPS adalah mengawasi saat hari pemungutan suara pada Pilkada 9 Desember nanti. Dimana tugas mereka secara umum adalah memastikan saat hari H pencoblosan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Karena secara teknis saat hari pencoblosan kami tidak bisa fokus kesana, kalau hanya mengandalkan Panwascam kami cuma berapa orang, makanya dilapangan itu disebar pengawas TPS. Ruang lingkup mereka nanti semuanya, mulai dari peserta pemilu, petugas, pemilih, termasuk KPPS. Intinya dia mengawasi dan bagaimana mengontrol di KPPS nanti,” ungkap Jufri lagi.

Sesi penandatanganan pakta integritas dalam pelantikan pengawas TPS oleh Ketua Panwascam Karimun, Jurfi Hardika, Senin (16/11)

Menurutnya, memang pelaksanaan Pilkada periode ini banyak perbedaannya, karena adanya penerapan protokol kesehatan, mulai dari cuci tangan, wajib masker, membawa pena sendiri dari rumah untuk mengisi daftar hadir ke TPS dan banyak lagi, dan itu semua tugas dari pengawas yang mengontrol di TPS

Dari 107 pengawas yang dilantik, 56 diantaranya perempuan dan sisanya 51 laki-laki. Masa tugas mereka hanya satu bulan terhitung sejak dilantik hingga hari pencoblosan.

Rencananya, akan ada dua kali bimbingan teknis (Bimtek) terhadap 107 pengawas TPS tersebut, sebagai bentuk persiapan dan pemantapan dalam menjalankan tugas dihari pencoblosan.

“Setelah dilantik hari ini, mereka diberikan pembekalan. Selanjutnya akan diadakan minimal dua kali bimtek lagi, untuk persiapan cara kerja. Mudah-mudahan pemungutan suara nanti semua TPS di wilayah Kecamatan Karimun berjalan dengan lancar,” harap Jufri.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close