KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

WNA Asal Tiongkok Lolos Masuk ke Karimun

Transit Dari Soekarno Hatta Lalu ke Batam

RADIOAZAM.ID – Seorang warga negara asing (WNA) asal negara Tiongkok dikabarkan tengah berada di Kabupaten Karimun pada 4 Februari kemarin.

WNA tersebut masuk melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta-Tangerang, lalu melanjutkan penerbangan ke Bandara Internasional Hang Nadim-Batam.

Kepala Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Darmunansyah mengatakan, WNA asal Tiongkok itu masuk ke Karimun sehari sebelum diberlakukannya peraturan dari Dirjen Imigrasi. Tentang larangan warga asal negara tirai bambu itu masuk ke Kabupaten Karimun dan seluruh wilayah Indonesia.

Saat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta-Tangerang, WNA tersebut telah diperiksa kesehatannya, begitupun ketika menginjakkan kaki di Bandara Internasional Hang Nadim-Batam, ia telah diperiksa oleh keimigrasian dan pengecekan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Setelah menjalani pemeriksaan di Batam, WNA tersebut melanjutkan perjalanan menuju Karimun. Kami sudah berkoordinasi dengan KKP Batam dan KKP Karimun. Hasil pemeriksaannya memang negatif,” jelas Darmunansyah, Rabu (12/2).

Kendati dinyatakan tidak ditemukan adanya suspect virus corona, WNA tersebut tetap dipantau oleh petugas Imigrasi Tanjungbalai Karimun.

Seperti diberitakan sebelumnya, setiap WNA asal Republik Rakyat Tiongkok dilarang masuk ke Indonesia.  Larangan itu dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Republik Indonesia, yang tertuang didalam
Permenkumham nomor 3 Tahun 2020 Pasal 5 ayat 1, 2 dan 3.

“Larangan itu terkait pencegahan wabah virus corona. Sehingga seluruh Kantor Imigrasi se Indonesia menghentikan sementara pemberian bebas visa Kunjungan, atau visa on arrival kepada setiap warga Negara Republik Rakyat Tiongkok,” terang Darmunansyah, Selasa (11/2).

Disebutkan, aturan itu mulai berlaku sejak 5 Februari 2020 sampai 29 Februari 2020. Dia mengaku kemungkinan batas waktut tersebut akan diperpanjang.

“Bahkan WNA yang dalam kurun waktu 14 hari kebelakang berada di Negara Republik Rakyat Tiongkok, juga tidak diizinkan masuk ke Indonesia,” ungkapnya.

Petugas lanjut dia, saat ini tetap disiagakan yang bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait di pintu masuk Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Guna mencegah masuknya turis asing asal Tiongkok, yang kaitannya adalah upaya pencegahan penyebaran virus corona.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close