Breaking News

Darul Mukmin Boarding School Mulai Efektif Mengajarkan Hafalan Al-Quran, Wali Santri Rela Berjauhan Dengan Anaknya Demi Pendidikan Yang Terbaik

0 0

RADIOAZAM.ID – Biarlah bersedih sekarang demi masa depan anak, agar jangan bersedih di kemudian hari. Kalimat ini merupakan ungkapan isi hati perwakilan dari orang tua wali santri Darul Mukmin Boarding School, yang menitipkan anaknya agar di didik menjadi penghafal Al-Quran.

Sebagaimana disampaikan oleh Risdiansyah, yang merupakan ayah dari Alya Syafira Risda, saat proses serah terima santri di Darul Mukmin Boarding School pada Jumat sore (28/7/2023). Ia mengaku pasti akan merasa kehilangan dan sedih, karena sehari-hari tak pernah terlewatkan selalu bersama dengan buah hatinya yang semata wayang, namun akan terpisah demi memperdalam ilmu hafalan Al-Quran.

“Mungkin kami selaku orang tua awalnya akan merasa kehilangan. Tapi saya bersama istri sudah bertekad, bahwa saya akan rela dan ikhlas demi masa depan anak. Istilahnya biarlah kami sedih sekarang tapi tidak sedih dikemudian hari,” ujar Risdiansyah yang ikut hadir di Darul Mukmin Boarding School dalam kegiatan seremony penyerahan santri dari para orang tua kepada manageman.

Risdiyansyah mengaku, motivasinya bersama sang istri untuk menitipkan anaknya di Darul Mukmin Boarding School adalah, memang selama ini ia melihat Yayasan Darul Mukmin sangat membantu para orang tua dalam mendidik anak untuk memberikan ilmu yang bermanfaat.

“Ditambah lagi dengan dibukanya rumah tahfiz yang diberi nama Darul Mukmin Boarding School ini, tentu sangat membantu kami bagi orang tua, karena memang dari segi ilmu kami masih sangat kurang, sehingga dengan menitipkan anak kesini. Mudah-mudahan menjadi perpanjangan tangan kami sebagai orang tua, agar dapat mendidik putra putri para wali santri yang telah mengikhlaskan anaknya untuk di tempa menjadi penghafal Al-Quran di kemudian hari nanti,” kata Risdiansyah lagi.

Di sekolah formal, buah hati Risdiansyah saat ini mengenyam pendidikan di kelas dua pada Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Mukmin. Meski di kelas, anaknya telah mendapatkan pendidikan agama, namun lagi-lagi ia menginginkan agar Alya Syafira Risda mendapatkan ilmu agama yang lebih baik lagi, khususnya dalam hal hafalan Al-Quran.

Apa lagi menurutnya, dizaman digitalisasi sekarang ini yang sudah serba moderen dan canggih, para orang tua semakin khawatir terhadap anak-anak terjerumus kearah yang negatif, melalui perkembangan dunia internet dan semacamnya.

“Saya dan orang tua lainnya pasti sangat khawatir dengan perkembangan dunia internet sekarang ini. Paling tidak, dengan menitipkan anak kesini, agar bisa fokus dalam menimba ilmu agama yang lebih baik lagi dan kami pun tidak terlalu khawatir lagi. Mudah-mudahan ini bisa membentengi anak-anak untuk tidak terpengaruh dengan hal-hal negatif. Melalui Darul Mukmin Boarding School ini kami selaku orang tua berharap, semoga anak saya bisa menjadi penghafal Al-Quran, kalau dapat hafal 30 juz tentu akan lebih bagus,” harapnya.

Sebelum mengikuti seremoni penyerahan santri kepada pengelola Darul Mukmin Boarding School, Risdiansyah telah mempersiapkan segala kebutuhan putrinya untuk dibawa ke asrama, tempat dimana anaknya akan menjalani hari-hari tanpa orang tua.

Pada minggu sore (30/7/2023), merupakan hari terakhir Risdiansyah dan para orang tua lainnya, dalam menjalani hari-hari bersama anaknya, karena buah hati mereka sudah harus menginap di asrama. Meskipun nantinya, setiap Sabtu pagi seluruh santri diizinkan untuk pulang kerumah meningap satu malam bersama orang tua dirumah, namun harus kembali lagi ke asrama pada Minggu sore.

Sehingga Disdiansyah pun menitipkan pesan kepada Darul Mukmin Boarding School, agar dapat mendidik anaknya dan anak para wali santri yang lainnya, yang telah mempercayai untuk di didik.

“Kami titipkan anak-anak ini, agar dapat di didik dan buatlah mereka seperti anak dari bapak ibu pengelola Darul Mukmin Boarding School. Sehingga anak kami pun akan menjadi nyaman selama nanti menjalani hari-hari di rumah tahfiz ini,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Darul Mukmin Boarding School, Muhammad Nuh Siregar mengatakan, beberapa hari sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan para wali santri di Graha Azam Darul Mukmin, untuk menyampaikan tatatertib dan keperluan untuk anak-anak di asrama.

“Setelah serah terima santri dari para orang tua hari ini, nanti pada Minggu sore mereka sudah akan memulai segala kegiatan belajar mengajar di rumah tahfiz Darul Mukmin Boarding School ini,” ujar Muhammad Nuh Siregar.

Menurutnya, para santri tentu sudah mengetahui dimana kamar mereka untuk tempat meletakkan barang-barang dan tempat tidurnya.

“Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kita semuanya disini kekuatan. Keberhasilan kita disini tentu harus ada kerjasama dari tiga komponen, yakni para guru, santri dan orang tua. Sehingga semuanya harus dapat saling mendukung, demi kesuksesan ananda,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Yayasan Darul Mukmin, Hairu, Manager Al-Quran dan Keislaman Yayasan Darul Mukmin, M Yusuf Siregar, Manager Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Alfitriadi, para kepala unit di Yayasan Darul Mukmin dan seluruh orang tua santri.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *