Breaking News

Percepatan Pembangunan Bandara RHA Karimun Dapat Dukungan Resmi Dari Kemenko Perekonomian

0 0

RADIOAZAM.ID – Proyek strategis percepatan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) di Kabupaten Karimun, mendapat respon positif dari pemerintah pusat.

Informasi itu disampaikan Gubernur Kepri Ansar Adhmad melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Junaidi pada Selasa kemarin (28/3/2023).

Menurut Junaidi, Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartanto menyatakan dukungan penuhnya terhadap proyek strategis tersebut, melalui sebuah surat yang ditujukan kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada Jumat kemarin (24/3/2023).

“Surat dari Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto merupakan tanggapan atas percepatan pengembangan Bandara RHA di Karimun, dalam mendukung Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun,” ujar Junaidi.

Menurutnya, surat dari Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto itu, sebagai balasan terhadap surat resmi Gubernur Kepri Ansar Ahmad, yang ditujukan ke Kemenko Perekonomian, dengan nomor P1553.1/347/DISHUB-JET/2023 tertanggal 15 Februari 2023, perihal Percepatan Pengembangan Bandara RHA di Kabupaten Karimun.

Dikatakan Junaidi, berdasarkan Surat Menko Perekonomian, dukungan terhadap pengembangan Bandara RHA, diharapkan mampu mendorong multiplier effect pada perekonomian Kabupaten Karimun.

“Sehingga mampu menumbuhkan value added bagi peningkatan investasi, di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun,” ujar Junaidi lagi.

Dijelaskannya, pengembangan Bandara RHA Kabupaten Karimun telah terakomodir dalam proyek prioritas Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres), tentang Rencana Induk pengembangan KPBPB Batam, Bintan, dan Karimun.

“Dari surat Menko juga kita ketahui bahwa setelah RPerpres tersebut ditetapkan, proyek pengembangan Bandara RHA di KPBPB Karimun, dapat diberikan fasilitas dan kemudahan Proyek Strategis Nasional dalam pengadaan lahan,” jelasnya.

Ditambahkan Junaidi, Kemenko Perekonomian telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, terhadap proses percepatan perubahan peruntukan kawasan hutan secara parsial, melalui pelepasan kawasan hutan di area pengembangan Bandara RHA. Agar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Intinya menurut Junaidi, Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun mulai dilirik investor manca negara, sesuai dengan tujuan awal yang ditetapkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

“Ini berkat dukungan Menko Perekonomian untuk pengembangan Bandara RHA, yang masuk dalam RPerpres dan PSN. Sehingga percepatan pengembangan bandara oleh Kementerian Perhubungan dengan dorongan Pemprov Kepri dapat digesa,” pungkasnya.

Seperti diketahui, program percepatan pengembangan Bandara RHA Kabupaten Karimun, sampai dengan tahun 2024 ditargetkan memiliki panjang runway mencapai 2.200 meter, dengan lebar 45 meter.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *